minum es saat haid penyebab kanker

Benarkah Minum Es Saat Haid Penyebab Kanker

Benarkah Minum Es Saat Haid Penyebab Kanker

Lintasherbal.com – yang perlu pembenaran dan juga klarifikasi menyebar  yang tidak terkendali. Tak sedikit di antaranya hanya hoaks atau informasi bohong alias berita palsu. Mirisnya, sebagian besar orang percaya dan terus menyebar pesan berantai itu. Korban hoaks pun malah berjatuhan. Kondisi ini mengkhawatirkan.

Sebagai media arus utama, Radar Sampit ikut bertanggung jawab memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Bagi pembaca yang telah mendapatkan pesan berantai dan ragu apakah informasi itu hoaks atau fakta, bisa mengklarifikasi melalui koran Radar Sampit. Jika informasi itu belum juga terklarifikasi, bisa mengirimkan pesan itu melalui akun Facebook Radar Sampit untuk segera diklarifikasi kepada pihak yang berkompeten.

Belakangan ini, beredar pesan berantai mengenai penyebab kanker serviks yang sulit dipertanggungjawabkan kebenarannnya. Pesan itu juga sempat menyebar dimasyarakat tahun 2014. Saat itu, beredar melalui aplikasi pesan di BlackBerry Messengers (BBM). Kini, berwujud melalui Whatsapp Group (WAG), telegram, dan juga sejumlah media aplikasi pesan lainnya berbasis android.

Kabar tanpa dasar itu membuat khawatir para kaum perempuan. Pesan siaran tersebut berisi semacam imbauan dan larangan untuk  tidak mengonsumsi air dingin (air es), minuman bersoda, dan air kelapa saat sedang datang bulan (haid).

Selain itu, juga dilarang mengonsumsi untuk mentimun karena terindikasi getahnya mampu menyebabkan haid yang tersisa di dinding rahim. Dan yang lebih aneh lagi, perempuan juga tidak boleh terbentur, terjatuh, hingga terpukul benda keras, terutama bagian perut.

Menurut pesan berantai yang disebut-sebut berasal dari Lembaga Penyuluh Kanker Indonesia (LPKI) itu, hal demikian bisa menyebabkan muntah darah dan rahim terluka. Pada akhirnya, semuanya dikatakan bisa menyebabkan kista dan juga kanker rahim.

Lalu Apakah Benar Minum Es Saat Haid Penyebab Kanker ?

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dari Dinkes Kotawaringin Barat Dokter Fachrudin mengatakan, pesan tersebut tidaklah benar. Kanker serviks tidak ada hubungan langsung dengan minuman dan juga aktivitas tertentu yang menyebabkan perut terpukul atau sejenisnya.

”Hoaks itu (pesan berantai penyebab kanker serviks). Sudah lama sudah beredar. Seingat saya tahun 2014 lalu sudah mulai muncul, namun hilang. Kini kembali mulai menyebar. Mungkin karena kasus kematian artis itu (Julia Perez, Red),” ujarnya, Sabtu (17/6).

Dia menjelaskan, kanker serviks pada umum disebabkan human papilloma virus atau HPV. Virus inilah yang mengganggu sel-sel leher rahim agar bisa berfungsi dengan normal dan akhirnya bisa memicu kanker. HPV sangat umum untuk ditularkan melalui hubungan seks dan bisa menjadi penyebab munculnya kanker serviks.

”Sampai sekarang, diduga banyak perempuan tidak menyadari telah terinfeksi, karena HPV penyebab kanker serviks sering tidak menimbulkan gejala. Penting disadari, bahwa infeksi ini sering terjadi dan kadang tidak menyebabkan kanker,” ujarnya.

Peluang tinggi masuknya HPV ke tubuh, lanjutnya, juga karena perilaku sering berganti-ganti pasangan. Tidak hanya bagi perempuan, namun bagi lelaki. Terutama yang telah menikah dan masih sering ganti-ganti pasangan yang juga bisa menjadi media pembawa HPV.

”Bagi perempuan yang sudah menikah, terkadang bisa tertular juga apabila suaminya sering ‘jajan’ dengan main di luar. Risikonya cukup tinggi, karena mereka kan tidak tahu kondisi kesehatan lawan main itu seperti apa kondisi. Bahkan, tidak hanya kanker serviks, HIV/AIDS juga akan mengancam,” katanya.

Menurutnya, upaya pencegahan dinilai lebih baik. Misalnya, dengan menggunakan metode Inspeksi Visual dengan menggunakan Asam Asetat (IVA) dan harus ditindaklanjuti dengan krioterapi jika ditemukan IVA positif. Pengobatan ketika sel-sel masih pada tahap pra-kanker bisa dilakukan agar risiko terkena kanker serviks bisa berkurang.

Dia menambahkan, pemerintah juga tengah sedang mengampanyekan vaksin human papiloma virus (HPV) kepada para siswi sekolah dasar di beberapa daerah. Vaksin HPV dianggap cukup efektif dalam mencegah perempuan terserang HPV yang akan berlanjut pada kanker serviks.

Dari penjelasan Dokter Fachrudin tersebut, bisa disimpulkan dengan bahwa pesan berantai mengenai penyebab kanker serviks yang belakangan ini terus menyebar luas merupakan hoaks belaka.

source : https://sampit.prokal.co/read/news/10112-minum-es-saat-haid-sebabkan-kanker-serviks-hoaks-atau-fakta

Baca juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *