buah pepaya untuk kista

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kista

Pengertian Kista

Penyakit kista merupakan kondisi dimana adanya benjolan yang berbentuk seperti benjolan atau kantung dan terisi dengan semisolid, cairan, ataupun  gas, yang akan muncul dijaringan bagian tubuh mana saja.

Gejala Kista

Gejala yang utama kista adalah benjolan yang tumbuh di bagian tubuh tertentu, yang letaknya tergantung dari pada jenis kista yang sedang dialami. Benjolan bisa tumbuh di wajah, leher, dada, telapak tangan,punggung, kulit kepala,  dan telapak kaki.

Ukuran benjolan juga akan sangat bervariasi, dan bisa disertai seperti sejumlah gejala berikut:

  • Keluar darah atau nanah yang berbau tidak sedap keluar dari benjolan.
  • Kemerahan pada kulit sekitar area kista.
  • Infeksi yang akan memicu nyeri pada kista.
  • Kaku atau kram, terutama pada bagian tubuh yang ditumbuhi oleh kista.
  • Mual dan muntah.
  • Pusing.
  • Demam.

Hal yang dapat memperparah kista

Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat memicu atau malah memperparah kista:

  • Kondisi faktor genetik
  • Tumor
  • Infeksi
  • Kelainan pada perkembangan embrio
  • Cacat pada sel
  • Penyumbatan pada saluran pada tubuh
  • Parasit
  • Kondisi inflamasi yang telah kronis
  • Cedera.

Manfaat Buah Pepaya

Sudah bukan rahasia lagi bahwa pepaya adalah salah satu buah segar yang memiliki sejumlah manfaat bagus bagi kesehatan tubuh. Buah pepaya merupakan buah yang rendah lemak, yang termasuk dalam famili Caricaceae. Tidak hanya rendah lemak, pepaya juga dilengkapi dengan berbagai nutrisi penting yang lainnya seperti vitamin A, protein, fosfor, zat besi, kalium, dan karbohidrat.

Buah asal Meksiko ini juga dipercaya memiliki khasiat sebagai buah antikanker dan juga bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit. Buah pepaya juga memiliki tekstur daging yang sangat lembut sehingga sering dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar (BAB).

Selain dapat membantu untuk melancarkan pencernaan, buah pepaya memiliki manfaat yang juga mungkin belum kamu ketahui, yaitu bisa mengatasi kista yang muncul pada tubuh. Kista sendiri adalah kondisi di mana munculnya kantung tertutup atau benjolan yang di dalamnya akan berisi cairan, udara, rambut, atau bisa jaringan lainnya. Kista juga bisa tumbuh di bagian tubuh manapun. Meski dalam kebanyakan kasus kista tidak akan berbahaya dan tidak ada hubungannya dengan kanker, namun kamu harus tetap harus mengetahui bagaimana cara untuk penanganannya.

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kista

Menurut penemuan yang berasal dari Universiy Maryland Medical Center, pepaya bisa membantu mengobati gangguan reproduksi pada organ wanita, khususnya kista dan juga fibroid kistik. Fibroid kistik sendiri merupakan penyakit keturunan yang  menyebabkan tubuh memproduksi lendir-lendir kental dan lengket.
Selain itu, manfaat buah pepaya untuk kista yang lain adalah sumber papain, yakni enzim pencerna protein. Kandungan ini bisa membantu penderita fibroid kistik yang mengalami masalah pada pencernaan.

 

Selain pepaya, berikut ini ada beberapa jenis buah-buahan yang juga dipercaya dapat membantu untuk mengatasi kista.

1. Jambu biji

Manfaat jambu biji memang sudah tidak diragukan lagi khasiatnya dalam dunia kesehatan. Buah yang satu ini memiliki kandungan vitamin C tinggi yang tinggi dan dapat membantu mengecilkan ukuran kista. Tidak hanya itu, jambu biji juga memiliki kandungan asam folat yang merupakan nutrisi sangat penting bagi wanita, khususnya bagi Ibu hamil.

2. Apel

Tidak kalah dengan jambu biji, apel juga memiliki sejumlah manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Bahkan, apel dipercaya bisa membantu sebagai makanan alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan dapat mencegah berbagai jenis kanker. Apabila dikonsumsi dengan rutin, maka apel juga juga bisa membantu dalam mengecilkan kista.

3. Belimbing

Belimbing yang manis bisa membantu menekan perkembangan kista. Tidak hanya itu, belimbing juga diperkaya dengan antioksidan yang ampuh untuk menangkal zat radikal bebas. Namun, buah ini tidak cocok untuk dikonsumsi bagi para penderita tekanan darah rendah.

Baca juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *