apakah kista bisa berubah menjadi kanker

Apakah Kista Bisa Berubah Menjadi Kanker ?

Apakah Kista Bisa Berubah Menjadi Kanker ?

Lintasherbal.com Kista sebenarnya tidak berbahaya, jika kondisi ini cepat diketahui serta mendapat penanganan yang tepat. Namun, jika kehadirannya tidak terdeteksi, bisa saja kista berubah menjadi tumor yang ganas atau kanker. Tumor sendiri merupakan istilah dari kedokteran yang menggambarkan suatu benjolan.

Ciri-Ciri Kista yang Berpotensi Menjadi Kanker atau Tumor Ganas

Lalu apakah kista bisa berubah menjadi kanker ?

Kista merupakan tumor jinak yang terbungkus oleh selaput jaringan. Kista ini biasanya berisi cairan kental, atau juga berisi udara atau bisa nanah. Kista bisa tumbuh pada bagian tubuh manapun, seperti kulit, tulang, bahkan otot. Bentuk kista pun bisa menyerupai organ, seperti ginjal, ovarium, atau otak. Kehadiran kista pun tidak akan berbahaya, karena bisa menghilang dengan sendirinya tanpa dengan perawatan medis khusus.

Meskipun jinak, sebaiknya Anda tidak keliru, kista ini juga bisa berubah menjadi tumor ganas jika kista telah membesar dan pecah. Pada kista ovarium, kista yang pecah akan mengeluarkan darah yang bisa menutupi suplai darah menuju ovarium. Pada tahap ini, gejala biasanya akan meliputi:

  • Perubahan siklus menstruasi wanita.
  • Perut terasa kembung.
  • Sering buang air kecil.
  • Mengalami nyeri pada panggul.
  • Mengalami nyeri ketika buang air besar.
  • Mengalami nyeri ketika melakukan hubungan seks.
  • Merasa mudah kenyang walau hanya sedikit makan.

Untuk itu, jika ditemukan gejala seperti di atas yang disertai dengan demam, penurunan berat badan, hingga sesak napas, segera diskusikan kepada dokter. Karena kondisi ini bisa membahayakan kondisi Anda. Wanita menopause akan memiliki risiko yang lebih tinggi agar memiliki kista yang bersifat tumor ganas.

Ketahui Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kebanyakan kista pada ovarium bukanlah merupakan tumor ganas. Berikut merupakan beberapa jenis kista beserta penjelasannya:

  • Kista Fungsional

Pada wanita menstruasi, biasanya juga terdapat kista, yang disebut kista fungsional. Kista ini tidak memerlukan penanganan medis tertentu, karena bisa hilang dengan sendirinya. Kista fungsional dibagi menjadi dua jenis, yaitu kista folikel dan juga kista korpus luteum. Kehadiran dua kista tersebut adalah bagian dari siklus menstruasi seorang wanita yang akan menghilang dengan sendirinya tanpa dengan perawatan medis tertentu.

  • Kista Jinak

Kista jinak mempunyai banyak jenis, di antaranya ialah kista cystadenoma. kista endometrioma, dan kista dermoid. Masing-masing kista mempunyai potensi untuk berkembang menjadi tumor. Jika seorang wanita telah didiagnosis mengidap kista jinak, biasanya dokter akan menyarankan pengidapnya agar melakukan prosedur pengangkatan kista. Setelah itu, dokter akan memantau berkala bagaimana kondisi kista setelah dilakukan operasi.

  • Kista Ganas

Pada kista ganas, akan terkandung sel-sel tumor yang bisa menjadi tumor ganas atau kanker pada ovarium. Kista jenis ini biasanya terbentuk dari kista jinak yang sudah berubah menjadi tumor ganas karena terlambat dalam mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *